5 Tradisi Unik di Aceh Yang Perlu Anda Ketahui, Yuk Simak Disini!!!

tradisi unik di aceh

5 Tradisi Unik di Aceh Yang Perlu Anda Ketahui, Yuk Simak Disini!!!. Aceh merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki beragam tradisi unik. Tradisi unik tersebut membuat provinsi aceh semakin menarik di mata dunia. Tradisi unik tersebut sangatlah beragam, dimulai dari upacara adat yang unik hingga kebiasaan unik yang dilakukan oleh masyarakat.

Biasanya, hal-hal unik tersebut justru menjadi suatu daya tarik tersendiri bagi para wisatawan yang berkunjung. Jika penasaran dengan apa saja tradisi atau kebiasaan unik yang ada di Aceh, berikut ini di antaranya:

  1. Upacara Kenduri Blang

Tradisi unik di Aceh yang pertamayang dilakukan oleh masyarakat adalah upacara Kenduri Blang atau nama lainnya adalah upacara kenduri sebelum menanam padi. Upacara ini adalah tradisi yang dilakukan oleh masyarakat pada saat musim padi dimulai di Aceh. Tradisi ini dilakukan untuk memohon keselamatan tanaman padi dari berbagai hama yang dapat merusak tanaman padi. Serta, tujuan lain dari diadakannya upacara ini adalah memohon agar padi tumbuh dengan sehat dan bisa dipanen dengan hasil yang melimpah.

Sesungguhnya, tradisi ini sudah ada sejak zaman nenek moyang, yang terus dilakukan turun temurun oleh masyarakat Aceh. Tata cara pelaksaannya dimulai dari iuran yang dikumpulkan oleh para petani yang digunakan untuk membeli ayam guna persiapan pelaksanaan acara. Selanjutnya, ayam tersebut harus disembelih di atas sawah. Setelah itu, mereka akan langsung membacakan yasin pada sawah mereka. Mereka percaya, dengan penyembelihan ayam di atas, sawah mereka akan aman beserta dengan alat-alat mereka untuk bertani. Oleh karena itu, tradisi ini masih mereka lestarikan hingga saat ini.

  1. Peutron Aneuk 

Tradisi unik di Aceh kedua yang dilakukan masyarakat Aceh adalah Peutron Aneuk. Tradisi ini dilakukan oleh masyarakat Aceh pada saat menyambut kelahiran bayi ke dunia. Tradisi ini dilakukan pada hari ketujuh atau pada hari ke-44 atas kelahiran bayi tersebut ke dunia. Masyarakat Aceh melaksanakan tradisi ini dengan cara merentangkan kain di atas bayi, lalu membelah kelapa di atas kepala bayi.

Dilakukannya tradisi ini bertujuan agar kelak bayi tersebut tidak takut saat mendengar suara petir. Tradisi ini terdiri dari beberapa rangkaian, dari mulai bayi dan ibu tersebut diberi tepung tawari (peusijeuk), selanjutnya bayi diberikan minuman manis untuk dicicipi (peucicap), lalu bayi tersebut diberi nama (geuboh nan), setelah  itu, bayi tersebut dipotong rambutnya lalu dimasukkan ke dalam beberapa buah kelapa.

  1. Beulangong Masanah

Tradisi unik di Aceh selanjutnya yang sering dilakukan oleh masyarakat Aceh adalah Beulangong Masanah. Beulangong Masanah sebenarnya adalah nama lain dari kuali besar yang memiliki diameter hingga satu meter yang digunakan masyarakat Aceh untuk memasak. Setelah itu, kuali tersebut digunakan untuk memasak daging sapi atau daging kambing yang dicampur dengan buah nangka atau pisang.

Masakan di daerah ini tentunya memiliki cita rasa yang istimewa karena bumbunya menggunakan rempah-rempah yang nikmat. Selanjutnya, kuali tersebut akan dimasak diatas api dengan kayu-kayu yang dibakar di bawahnya. Setelah matang, kuah Beulangon Masanah ini akan disantap bersama-sama oleh masyarakat Aceh. Biasanya, tradisi ini dilakukan masyarakat Aceh pada saat menjelang akhir di bulan ramadhan. Makanan ini akan menjadi santapan mereka pada saat berbuka puasa.

Baca juga : Sejarah Emas Kabupaten Banyumas

  1. Meugang

Selanjutnya, tradisi yang tidak kalah unik dan menarik adalah tradisi Meugang. Tradisi ini merupakan tradisi yang dilakukan dengan cara memasak daging sapi atau kambing yang akan dinikmati oleh keluarga. Biasanya, tradisi unik di Aceh ini dilaksanakan pada saat ramadhan, idul fitri serta pada saat idul adha.

Tradisi Meugang ini sudah dilakukan oleh masyarakat Aceh mulai beberapa ratus tahun yang lalu. Setelah itu, masakan yang telah selesai dimasak, lalu diberikan pada seluruh rakyatnya sebagai bentuk rasa syukur dan rasa terima kasih pada rakyat.

  1. Upacara Tulak Bala

Tradisi unik di Aceh lainnya adalah upacara Tulak Bala. Upacara ini biasanya dilakukan pada saat bulan panas atau bulan shafar tahun hijriyah, yang dipercaya dapat memberikan banyak bahaya. Tradisi ini dilakukan bertujuan untuk menghindari musibah yang mungkin dapat terjadi pada manusia.

Itulah beberapa tradisi unik di Aceh. Hal-hal di atas diharap dapat menambah pengetahuan serta wawasan Anda mengenai tradisi unik pada masyarakat Aceh.

Tinggalkan komentar