Cara Menanam Cabe Secara Efektif Untuk Kebunmu! Baca Yuk!

Cara Menanam Cabe Secara Efektif Untuk Kebunmu! Baca Yuk! – Indonesia merupakan negara yang ciri khas makanannya pedas. Sehingga tidak heran, jika cabe meupakan komoditas pertanian yang paling atraktif. Di samping itu harganya bisa mengalami kenaikan pada momen-momen tertentu. Jadi tidak heran jika banyak petani mencoba membudidayakan cabe di kebun/sawahnya.

Cara menanam cabe

Ada banyak sekali jenis cabe yang bisa ditemukan, mulai dari cabe keriting, cabe merah sampai cabe rawit. Komoditas pertanian ini sering dicari oleh masyarakat Indonesia. Selain untuk bumbu makanan, juga sering dipakai untuk menambah selera makan. Cara menanam cabe memiliki banyak variasi, mulai dari menanam di pot, lahan pertanian, sawah dan lain sebagainya.

Cara Menanam Cabe Rawit

Cabe rawit merupakan salah satu jenis cabe yang sangat populer di Indonesia. Hal ini dikarenakan rasanya sangat pedas, sehingga disukai oleh orang Indonesia.

Biasanya, cabe ini sangat mudah untuk ditanam di rumah, baik di dataran rendah maupun dataran tinggi. Namun, tempat yang baik untuk menanam cabe rawit adalah tanah humus yang kaya akan unsur haranya. Adapun langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk menanam cabe rawit adalah sebagai berikut:

Menyiapkan Media Semai

Cara menanam cabe rawit yang pertama adalah dengan menyiapkan media semai. Biasanya, media semai yang dianjurkan adalah campuran tanah, sekam, dan pupuk kandang atau kompos. Perbandingannya adalah 3:1:2.

Media semai tersebut harus disterilisasi terlebih dahulu untuk mencegah serangan penyakit. Sterilisasi ini dilakukan dengan cara menjemurnya. Selanjutnya, media tersebut didinginkan dan dimasukkan ke dalam wadah semai. Terakhir, media semai tersebut disiram.

Menyiapkan Benih

Benih dari cabe rawit biasanya berasal dari buah yang matang penuh dan sehat. Sebelum dilakukan penyemaian, benih direndam dengan air hangat selama 1 jam. Pada saat perendaman, akan terlihat ada benih yang bagus dan cacat. Biasanya benih yang bagus akan tenggelam. Setelah 1 jam, tiriskan benih yang tenggelam dan keringkan.

Penyemaian

Cara menanam cabe yang selanjutnya adalah dengan menyemai benih pada media semai. Penyemaian ini dilakukan dengan bertahap, lalu benih ditutup dengan media semai halus.

Untuk tetap menjaga kelembaban, maka penyemaian harus ditutup menggunakan goni atau plastik. Selama proses tersebut, benih harus disiram dengan cara memercikan air.

Media tanam dan penanaman

Media tanam dari budidaya cabe rawit ini bisa berupa pot atau polybag. Ukuran pot atau polybag yang pas adalah 40 x 50 cm. Ketika bibit berusia 20 – 30 hari, bibit dipindahkan ke pot besar. Bibit harus disiram terlebih dahulu sebelum melakukan pemindahan. Sore hari adalah waktu yang tepat untuk melakukan pemindahan.

Pemeliharaan tanaman

Salah satu kunci dari keberhasilan cara menanam cabe adalah dengan pemeliharaan yang baik. Pemeliharaan ini mencakup tentang penyiraman, penyiangan dan pemupukan.

Untuk hasil yang baik, maka penyiraman dilakukan setiap pagi dan sore hari. Sementara, penyiangan dilakukan dua minggu sekali dan pemupukan dilakukan ketika tanaman sudah berumur 1 bulan.

Cara Menanam di Media Hidroponik

Hidroponik merupakan cara menanam yang sudah cukup terkenal. Untuk melakukan penanaman cabe ini cukuplah mudah untuk dilakukan. Adapun langkah-langkah yang bisa dilakukan adalah sebagai berikut:

Mempersiapkan benih cabe

Cara menanam cabe di hidroponik yang pertama adalah dengan mempersiapkan benih cabe. Untuk mendapatkan benih cabe hidroponik bisa membelinya di toko pertanian atau toko tanaman. Jenis cabe apa saja bisa menggunakan hidroponik. Jadi, bisa leluasa memilih jenis cabe yang akan ditanam.

Melakukan penyemaian benih

Penyemaian benih cabe hidroponik sama dengan penyemaian cara konvensional. Untuk mendapatkan hasil yang baik, benih harus direndam terlebih dahulu. Nantinya, benih yang bagus akan tenggelam.

Setelah itu, benih yang sudah direndam dibungkus menggunakan kain basah selama sehari. Kemudian, penyemaian bisa dilakukan pada media polybag atau tanah. Penyemaian dilakukan dengan menaburkan benih dan disirami dengan sprayer.

Selanjutnya, lakukanlah penaburan benih pada tanah halus. Jangan lupa untut membuat atap parapet di atas penyemaian. Pada cara menanam cabe ini jangan lupa untuk menyiramnya setiap pagi hari sampai bibit tumbuh.

Pemindahan bibit cabe

Untuk memindahkan bibit cabe hidroponik, maka harus menunggu daun semu sampai daun sejati terlebih dahulu. Setelah itu, bibit baru bisa dipindahkan ke dalam media hidroponik. Cara ini dimaksudkan agar perakaran dari tanaman cabe cukup kuat.

Media penanaman cabe

Cara menanam cabe yang selanjutnya adalah dengan menyiapkan media penanaman cabe. Biasanya, media ini bisa berupa sekam bakar yang sudah dicampur dengan pecahan kerikil, zeolit, hidroton dan pecahan genting. Anda juga bisa menyediakan sekam bakar saja untuk melakukan penanaman cabe.

Pemberian nutrisi

Selain melakukan penyiraman setiap hari, tanaman cabe juga memerlukan nutrisi lain agar bisa tumbuh dengan sehat. Nutrisi yang dimaksud bisa berupa Kalium, Nitrogen dan Fosfor. Selain itu, diperlukan juga penyemprotan menggunakan pupuk daun untuk memenuhi kebutuhan unsur haranya.

Cara Memproduksi Tanaman Cabe di Sawah

Selain bisa ditanam pada media pot atau hidroponik, cara menanam cabe pun bisa dilakukan di sawah. Hal ini tentunya dilakukan oleh para petani yang memang memiliki lahan. Adapun cara untuk melakukannya adalah sebagai berikut:

Melakukan pengolahan lahan

Cara pertama yang perlu dilakukan adalah penngolahan terhadap lahan. Hal tersebut bisa dilakukan dengan membersihkan tanah atau lahan dari hama atau tumbuhan liar. Selanjutnya, tanah dicangkul dengan rapi memanjang. Setelah itu, tanah yang sudah digemburkan harus ditaburi kapur terlebih dahulu.

Cara menanam cabe di sawah harus sangat memperhatikan pengolahan tanah. Sehingga, bisa menghasilkan tanaman cabe yang baik. Setelah 8 sampai 9 hari dari pemberian kapur, maka tanah harus diberi pupuk terlebih dahulu.

Agar pupuk bisa meresap, biasanya diperlukan waktu 5 sampai 6 hari. Selanjutnya, petani bisa mulai membuat lubang untuk bibit cabe dengan jarak kurang lebih 50 cm. Lalu, diamkan terlebih dahulu selama 1 minggu.

Pemilihan cabe

Bibit cabe bisa didapatkan dari toko tanaman atau pertanian. Pilihlah bibit yang memang berkualitas. Untuk menemukan bibit yang berkualitas, maka bisa merendam dulu benih cabe. Nantinya, pilih benih yang tenggelam dan bungkus dalam kain basah selama satu hari. Selanjutnya, masukkan dulu benih tersebut ke dalam lahan kecil.

Pemindahan bibit

Langkah selanjutnya adalah pemindahan bibit. Pemindahan ini dilakukan ketika bibit sudah berumur lebih dari 4 minggu. Untuk melakukan pemindahan ini sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari. Pemindahan ini bisa dilakukan dengan mengambil bibit dari bedengan dan memasukkannya ke dalam lubang yang sebelumnya telah disiapkan.

Penyiraman dan pemupukan

Terakhir jangan lupa untuk selalu menyiram tanaman cabe pada pagi atau sore hari, kecuali saat musim hujan. Selain penyiraman, petani pun harus memperhatikan pemupukan agar hasil tanaman cabe yang dihasilkan bisa bagus. Lalu, jangan lupa juga untuk melakukan pembersihan lahan dari tanaman-tanaman liar.

Cara Menanam Cabe di Polybag

Untuk Anda yang tidak punya lahan, maka bisa melakukan penanaman cabe di polybag. Cara menanam cabe di polybag tidaklah membutuhkan lahan yang luas.

Untuk melakukan penanaman ini ada beberapa alat dan bahan yang perlu dipersiapkan, seperti bibit cabe, polybag, media tanam, sarung tangan, sekop kecil, pupuk dan semprotan. Sementara, cara-cara yang bisa dilakukan adalah sebagai berikut:

Penyemaian cabe

Cara pertama yang bisa dilakukan adalah penyemaian cabe. Penyemaian bisa dilakukan pada polybag. Sebelumnya, campurkan pupuk kandang dengan tanah, perbandingannya adalah 1:3.

Simpan polybag pada tempat aman yang terhindar dari sinar matahari dan hujan. Penyimpanan tersebut dilakukan selama 1 minggu. Sementara itu, bibit cabe harus direndam terlebih dahulu selama kurang lebih 3 jam.

Masukkan bibit ke dalam polybag. Lalu, tutupi kembali dengan tanah, untuk kedalamannya cukup 1 cm saja. Tunggulah sampai bibit cabe berkecambah, kira-kira selama 4 minggu.

Yuk baca artikel lain di https://bacabaca.id/

Menyiapkan polybag

Cara menanam cabe di polybag yang selanjutnya adalah dengan memindahkan bibit tersebut. Polybag tersebut harus memiliki lubang untuk sistem drainase.

Polybag tersebut berisikan campuran tanah, kompos, dan arang sekam. Pilihlah polybag yang memiliki ukuran di atas 30 cm. Kemudian, sebarkan bibit-bibit cabe dalam polybag tersebut. Aturlah jarak antar bibit kurang lebih 10 cm.

Melakukan penyiraman dan pemisahan

Selanjutnya, jangan lupa untuk melakukan penyiraman sebanyak dua kali sehari pada pagi hari dan sore hari. Selanjutnya, setelah hari keempat maka daun-daun pada tanaman cabe akan mulai tumbuh dan pindahkanlah bibit cabe secara hati-hati ke pot lain.

Pengajiran dan perompesan

Proses selanjutnya adalah dengan melakukan pengajiran. Pengajiran dilakukan dengan pembuatan alat dari bambu sebagai penegak. Selain itu, lakukan juga perompesan ketika bibit sudah mencapai hari ke-20. Perompesan merupakan cara untuk menghilangkan tunas-tunas muda di sekitar tanaman. Itulah berbagai macam cara menanam cabe yang bisa dilakukan.

Tinggalkan komentar