Tari Serimpi, Tarian Khas Yogyakarta dan Surakata yang Sakral

Tari Serimpi, Tarian Khas Yogyakarta dan Surakata yang Sakral – Indonesia merupakan negara yang kaya akan adat istiadat dan budaya. Keanekaragaman tersebut tidak luput dari banyaknya pulau di negara ini. Biasanya, setiap daerah memiliki ciri khas masing-masing, mulai dari makanan sampai seni tarinya.

Tari Serimpi

Seni tari sendiri bisa dikatakan sebagai salah satu ciri khas yang sangat populer. Di mana, seni tari sendiri memanfaatkan gerak tubuh yang berirama menggunakan iringan musik. Tarian khas dari setiap daerah di Indonesia sangatlah banyak. Salah satu tarian yang bisa ditemukan di Indonesia adalah serimpi.

Tari serimpi adalah tarian yang berasal dari Yogyakarta dan Surakarta. Tarian yang  merupakan bentuk dari sebuah penyajian tari jawa klasik khas Keraton kesultanan Mataram ini sudah berkembang cukup pesat. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya jenis dari tarian tersebut.

Sejarah Tari Serimpi

Tari serimpi memiliki sejarah tersendiri sama seperti tarian lainnya, semua memiliki sejarah. Tarian ini berasal dari kerajaan Mataram, yang pada saat itu dipimpin oleh Sultan Agung.  Pada saat itu, tarian ini merupakan salah satu tarian yang sangat sakral dan juga mistis.

Tarian ini hanya dimainkan di dalam lingkungan keraton untuk acara kenegaraan serta acara memperingati kenaikan tahta sultan saja. Karena tariannya bersifat sakral, maka penari yang diperbolehkan pun tidak sembarangan. Biasanya yang boleh memainkan tarian ini merupakan orang pilihan dari keluarga kerajaan.

Kerajaan Mataram mengalami perpecahan pada tahun 1755 dan terbentuklah 2 kesultanan, yaitu Kesultanan Yogyakarta dan Kesultanan Surakata. Adanya perpecahan ini, membuat hadirnya perbedaan terhadap gerakan tarian. Di Kesultanan Surakarta, tarian tersebut digolongkan menjadi dua, yaitu anglir dan bondan. Sementara, di Kesultanan Yogyakarta, serimpi digolongkan menjadi 3, yaitu babul layar, dhempel dan genjung.

Busana yang Dipakai dalam Tarian Adat Ini adalah Sebagai Berikut :

Baik tari serimpi dari Yogyakarta atau Surakarta, tetap memiliki busana yang hampir sama. Busana yang digunakan pada zaman dulu adalah busana pengantin putri khas Yogyakarta.

Sementara itu, pada zaman sekarang baju yang dipakai merupakan baju tanpa lengan pada bagian atas dan kain bermotif batik atau kain jarik.  Biasanya kain jarik atau kain batik bermotif digunakan untuk bagian bawah.

Lalu, di bagian kepalanya, para penari akan didandani dengan gelungan yang sudah dihiasi bunga. Di mana, hiasan yang dimaksud berasal dari bulu burung kasuari. Selain itu, untuk menambah kecantikan penampilan, maka dipakai juga kalung, gelang dan anting.

Selanjutnya, busana yang dipakai untuk para penari adalah selendang. Selendang ini nantinya akan dikaitkan di pinggang. Selain itu, sebuah keris pun diselipkan pada bagian depan dengan letak menyilang ke kiri. Tari serimpi berasal dari Yogyakarta dan Surakarta ini selalu diiringi dengan gamelan khas Yogyakarta.

Apa Keunikan Tarian Ini?

Ada beberapa keunikan yang bisa ditemukan dari tarian khas Yogyakarta dan Surakarta ini. Adapun beberapa keunikan dari tarian ini adalah sebagai berikut.

Penari Berjumlah 4 Orang

Tari serimpi berasal dari provinsi Jawa Tengah dan biasa dimainkan oleh 4 orang penari. Biasanya, tarian ini disajikan dengan gerakan yang anggun dan gemulai. Di mana, gerakan ini menggambarkan sifat kehalusan budi, kesopanan dan kelemah lembutan.

Merupakan Tarian yang Suci dan Sakral

Keunikan selanjutnya dari tarian ini adalah tarian yang sakral dan suci. Tingkat kesucian dan kesakralan dari tarian ini sangatlah tinggi. Sehingga, membuat tarian ini terasa keramat dibandingkan dengan tarian lainnya. Ada beberapa benda atau pusaka yang terdapat dalam serimpi. Benda atau pusaka yang dimaksud tentunya melambangkan kekuasaan raja.

Kedudukan Istimewa di Keraton

Keunikan lainnya yang bisa ditemukan dari tarian ini adalah memiliki kedudukan sangat istimewa di keraton. Kedudukan ini membuatnya tidak bisa disandingkan dengan tarian keraton yang lainnya. Sebenarnya, yang membuatnya memiliki kedudukan istimewa adalah sifat sakralnya.

Tidak Menggunakan Sesajen

Meskipun termasuk tarian sakral. Namun, pementasan serimpi tidak memerlukan atau menggunakan sesajen. Sesajen sendiri biasanya digunakan untuk momen-momen tertentu.  Sehingga, tidak akan ditemukan sesajen keika memang sedang ada pementasan dari tarian ini.

Baca juga artikel tentang tari serumpai

Jenis Tarian Serimpi

Ada banyak sekali jenis tari serimpi yang terus berkembang. Tidak hanya dari segi pertunjukannya saja, tapi perkembangan tersebut juga dari gerakan sampai busana yang digunakan. Adapun beberapa jenis tarian yang dimaksud adalah sebagai berikut.

Tari Serimpi Sangupati

Jenis tarian yang satu ini sering dimainkan oleh dua orang penari wanita saja. Tarian yang diciptakan oleh Pakubuwono IV ini melambangkan bekal untuk kematian yang diperuntukkan oleh Belanda. Sang pati adalah merupakan sebutan kata tarian serimpi dari sangupati yang di maksud calon pengganti raja.

Tari Serimpi Ludira Madu

Jenis selanjutnya adalah ludira madu. Jenis tarian yang diciptakan oleh  Pakubuwono V ketika masih menjadi pura mahkota ini dimainkan oleh 4 orang penari. Maksud dari diciptakannya tarian tersebut adalah untuk mengenang Sang Ibunda, yaitu putri Adipati Cakraningrat.

Tari Serimpi Anglirmendhung

Kalau jenis tarian yang satu ini awalnya hanya dimainkan oleh tujuh orang penari. Namun, mengalami pengubahan oleh K.G.P.A.A Mangkunagara I, sehingga jumlah penarinya menjadi 4 orang.

Tari Serimpi China

Selanjutnya adalah tari serimpi China. Tarian yang satu ini merupakan salah satu jenis tarian putri klasik di Istana Keraton Ngayogyakarta. Busana yang dipakai untuk tarian ini merupakan sebuah busana khas China.

Tari Serimpi renggawati

Jenis tarian yang satu ini merupakan ciptaan dari Sultan Hamengkubuwono V. Ada 5 orang penari yang dibutuhkan dalam jenis tarian ini. Cerita yang dibawakannya merupakan petikan cerita dari ‘Angling Darmo’. Seripi renggawati termasuk ke dalam salah satu jenis tarian putri klasik gaya Yogyakarta. Itulah berbagai macam hal mengenai tari serimpi.

Tinggalkan komentar