Taubat Sebagai Kunci Wasilah Kesembuhan Dalam Meruqyah

Taubat Sebagai Kunci Wasilah Kesembuhan Dalam Meruqyah – Setiap dosa yang dilakuka oleh umat Islam bisa menjadi penyebab kesialan dan gangguan yang sedang di hadapi. Hal tersebut tidak hanya berlangsung selama satu ataupun dua kali, namun terus menerus selama menjalani kehidupan di muka bumi.

taubat sebagai kunci wasilah kesembuhan

Hal tersebut merupakan sebuah teguran dari Allah, untuk menguji keimanan dan menghapus dosa yang telah mereka lakukan. Gangguan yang diterima tidak hanya gangguan secara tidak kasat mata saja, kadang juga penyaikt fisik maupun penyakit psikis. Beberapa dapat ditangani dengan medis, namun yang lain tidak bisa ditangani karena bukan termasuk penyakit yang dapat disembuhkan dengan pengobatan dokter.

Untuk itulah manusia diharuskan untuk melakukan pertaubatan, agar mendapatkan wasilah kesembuhan dari penyakit, gangguan, ataupun kesialan yang sedang dialami. Terdapat beberapa hadis yang menegaskan taubat sebagai kunci wasilah kesembuhan, diantaranya adalah:

 Hadis Riwayat Bukhari

Di dalam hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari tersebut, dijelaskan bahwa seorang muslim yang mendapatkan masalah secar beruntun, baik berupa keletihan, kesedihan, gangguan, ataupun kegundahan, tidak lain karena Allah sedang menghapus kesalahan yang ia lakukan. Hadis tersebut tercatat dalam riwayat Bukhari nomor 5641.

Walaupun tidak terdapat keterangan tambahan yang menyatakan bahwa manusia tersebut harus melakukan taubat, namun secara tersirat dijelaskan bahwa manusia tersebut memiliki banyak kesalahan sehingga Allah perlu menghapus sebagiannya. Inilah yang membuat hadis tersebut dikatakan menganjurkan manusia untuk bertaubat.

Hadis Riwayat Muslim

Muslim juga meriwayatkan hadis tentang manusia, khususnya seorang mukmin yang sakit secara terus menerus, mengalami penyakit, ataupun kesusahan dengan kesedihan yang membebani, maka ia sedang dihapuskan dosa-dosanya. Hal tersebut memiliki kesamaan dengan hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari sebelumnya.

Hadis ini terdapat dalam shahih mUslim dengan nomor 2573 dan memberikan penekanan yang sama bahwa taubat sebagai kunci wasilah kesembuhan merupakan hal yang benar adanya. Dengan seseorang melakukan taubat, Allah akan memudahkan urusannya karena ia tidak memiliki banyak dosa.

Hadis Riwayat Tirmidzi

Selanjutnya adalah hadis yang diriwaytkan oleh Tirmidzi, Ahmad, dan Al-Hakim yang masing-masing disebutkan pula dalam buku kitab kumpulan hadis yang mereka miliki. Di dalam hadis tersebut disebutkan bahwa bencana akan selalu menimpa seorang mukmin dan mukminah. Baik nagi mereka sendiri, anaknya, maupun hartanya, sehingga ketika terjadi berhadapan dengan Allah nantinya, mereka tidak memiliki kesalahan.

Hadis tersebut juga menerangkan bahwa setiap muslim tidak akan terlepas dari bencana, sebab bencana tersebut merupakan salah satu penghapus dosa yang diberikan oleh Allah. Terus bertakwa dan melakukan taubat kepada Allah akan memudahkan hidup Anda ke depannya.

Rasulullah sendiri juga menyarankan umatnya untuk melakukan penyembuhan jika terjadi masalah pada fisik maupun psikis yang dimiliki oleh umatnya. Salah satunya dengan melakukan taubat sebagai kunci wasilah kesembuhan. Taubat bisa dilakukan secara mandiri atau dengan mengikuti rukyah, yang intinya serupa, sebagai media untuk memohon ampun kepada Allah.

Proses Penyembuhan Penyakit Menurut Islam

Terdapat beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menyembuhkan diri sendiri dari penyakit ataupun kegelisahn yang sedang terjadi. Jika merujuk dengan cara yang sesuai dengan syariat Islam, berikut merupakan beberapa perilaku yang bisa Anda terapkan.

  1. Selalu Melakukan Istighfar

Setiap dosa dan gangguan yang Anda dapatkan, kemungkinan besar merupakan akibat dosa yang sudah Anda lakukan. Sebab Allah adalah Tuhan yang adil, sehingga tidak akan mendzalimi hamba-Nya untuk melakukan sesuatu yang diluar kemampuannya. Hal tersebut juga terdapat dalam beberapa ayat al-Quran.

Misalnya dalam surat Asy-Syuura ayat 30, yang mengatakan bahwa setiap musibah yang menimpa manusia disebabkan karena kesalahan yang mereka lakukan. Allah sendiriakan memaafkan sebagian kesalahan yang manusia lakukan sebagai bentuk belas kasih.

Karena Allah tidak melakukan penganiayaan pada hamba-Nya dan semua yang terjadi adalah akibat dari perbuatan manusia, maka sebaiknya pertaubatan segera dilakukan. Membaca istighfar secara rutin dan berkelanjutan merupakan salah satu cara taubat sebagai kunci wasilah kesembuhan.

Baca juga tempat persinggahan jin

  • Menjaga Wudhu

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Muslim, dijelaskan bahwa setiap orang muslim yang melakukan wudhu, maka dosa yang terdapat pada wajah, tangan, dan anggota tubuh lainnya akan berguguran bersama dengan air wudhu yang jatuh. Inilah mengapa menjaga wudhu bisa menjaga Anda dari perbuatan dosa.

Setelah seseorang menyelesaikan wudhu, maka dosa yang dimiliki akan habis dan ia sendiri menjadi insan yang suci dari dosa yang sudah pernah dilakukan. Anjuran tersebut terdapat dalam hadis nomor 244 yang diriwayatkan oleh Bukhari, yang mana Rasulullah pernah berkata demikian kepada Abu Hurairah.

Taubat sebagai kunci wasilah kesembuhan memang penting, sebab jika manusia tidak melakukan taubat, maka dosa yang dimiliki akan terus menumpuk. Dengan melakukan taubat, pengurangan dosa dapat dilakukan dengan lebih cepat, sehingga musibah yang menimpa Anda karena bisa berkurang sedikit demi sedikit. Tentunya niat untuk melakukan taubat tersebut harus karena Allah, bukan dengan tujuan lain.

  • Melakukan Ruqyah

Apabila sebelumnya Anda memiliki pengetahuan Islam yang minim, Anda bisa mengikuti rukyah untuk menghilangkan dosa dan gangguan Anda. Rukyah dapat dilakukan secara berkelompok dengan seorang kyai sebagai pendamping dan pengarah, namun untuk Anda yang kurang nyaman dapat melakukan rukyah secara mandiri.

Rukyah mandiri cukup sederhana, Anda harus menyiapkan botol berisi air, kemudian melakukan wudhu dan melakuan sholat sunnah dua rakaat. Sholat tersebut boleh Anda niatkan sebagai shalat taubat, sehingga proses pertaubatan dan rukyah berjalan dengan lebih maksimal. Kemudian Anda dapat melanjutkan dengan membaca kalimat istighfat, takbir, tahlil, dan juga tasbih dan tahmid.

Selanjutnya bacalah shalawat untuk Nabi Muhammad, berikut dengan membaca kalimat tammah. Kemudian berdoalah dengan sungguh untuk melakukan taubat dan hidup dengan lebih baik dari sekarang, sebab taubat sebagai kunci wasilah kesembuhan yang hendak Anda capai. Jika sudah, dekatkan botol ke mulut dan bacakan surat alfatihah, al-ikhlas, an-nass dan al-falaq serta ayat kursi tiga kali.

Anda bisa menambahkan doa-doa lain dari ayat al-quran untuk membuat proses rukyah semakin baik. Misalnya untuk mereka yang terkena sihir atau santet, membaca surat taha ayat 69-70, surat yunus ayat 81-82, dan beberapa surat lain akan membantu Anda mengeluarkan sihir tersebut.

Jika sudah selesai, tiupkan nafas Anda ke botol air minum tersebut, kemudian minum tiga sampai lima kali tegukan sekaligus. Menggunakan media air dinilai lebih efekif sebaga media untuk melakukan rukyah mandiri, sebab ia mampu menyimpan doa dan berbagai perkataan baik yang ditiupkan padanya.

Itulah beberapa panduan untuk melakukan taubat jika Anda sedang mengalami banyak masalah, baik masalah kesehatan, rumah tangga, ataupun masalah pribadi. Melakukan taubat sebagai kunci wasilah kesembuhan akan membantu Anda mendapatkan hidup yang lebih tenang, nyaman, dan barokah karena tiap perbuatan Anda di ridhoi oleh Allah.

Tinggalkan komentar