6 Tradisi dan Budaya Khas Suku Sunda

Tradisi dan budaya Suku Sunda

6 Tradisi dan Budaya Khas Suku Sunda. Suku ini mendiami wilayah Jawa Barat dengan ciri khas yang unik dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Logat dan tutur katanya yang sopan dan ramah membuat suku ini dikenal di berbagai belahan pulau di Indonesia, hampir setiap orang mengenali suku tersebut karena ciri khasnya. Kata ‘teh, da, atuh, sok’ sebagai identitas diri mereka dalam berbicara.

Suku yang mempunyai slogan “Someah hade ka semah” yang artinya ramah, bersikap baik, menjaga, dan menjamu tamu dengan baik walaupun tamu tersebut belum dikenalnya. Namun, siapa sangka suku Sunda juga memiliki tradisi dan budaya yang bakal bikin kita terpesona, lho! Apa saja budaya dan tradisi tersebut? Yuk simak baik-baik inilah beberapa tradisi dan budaya yang ada di wilayah Sunda.

  1. Pawai Jampana

Tradisi dan budaya Suku Sunda banyak dijumpai di daerah Bandung. Penduduk Bandung merupakan kota yang mayoritas penduduknya adalah suku Sunda. Sebagian tempat yang ada di Bandung juga masih menjaga dan melaksanakan tradisi dari suku mereka tersebut. Salah satu tradisinya yaitu Pawai Jumpana.

Acara ini hampir sama seperti tradisi yang dilakukan suku Jawa, Sedekah Bumi. Acara tersebut diikuti puluhan orang dengan memikul tandu berisi hidangan dari hasil bumi atau panen seperti padi, jagung, dan sejenisnya. Pawai Jampana dilaksanakan ketika memperingati kemerdekaan Republik Indonesia dan hari jadi Kabupaten Bandung.

Tradisi dan budaya Suku Sunda akan berlangsung meriah ketika hidangan dari tandu itu diperebutkan banyak orang, hal ini hampir mirip dengan tradisi Grebek Suro yang dilakukan oleh suku Jawa di daerah Yogyakarta dan sekitarnya. Bukan hanya untuk menjaga tradisi nenek moyang, hal ini juga dilakukan untuk menarik perhatian wisatawan supaya datang dan berkunjung ke kota Kembang ini, lho gengs! Jadi, mau pergi ke sana saat tradisi ini dilakukan?

  1. Reuneuh Mundingeun

Reuneuh Mundingeun merupakan upacara yang dilakukan khusus untuk perempuan yang tengah mengandung. Apabila usia kandungan telah menginjak 9 bulan atau lebih tetapi tidak kunjung melahirkan, maka sanak keluarga akan mengadakan pengajian supaya tak ada suatu hal yang membahayakan bagi sang ibu hamil. Bukan hanya menyelenggarakan pengajian saja, mereka juga mengadakan upacara ini.

Pada tradisi dan budaya Suku Sunda yang satu ini, ibu hamil nantinya akan diarak menuju ke kandang kerbau sembari melakukan doa, agar ketika proses melahirkan tiba bisa berlangsung dengan lancar dan baik-baik saja. Bila sang keluarga tak memiliki kerbau dan kandangnya, maka mereka wajib menggantinya dengan mengelilingi rumah sebanyak 7 putaran.

  1. Wayang Golek

Tradisi dan budaya Sunda selanjutnya yaitu Wayang Golek ini hampir mirip seperti wayang kulit tetapi dalam pertunjukan wayang golek, sang dalang bukan menggunakan Bahasa Jawa seperti pada umumnya melainkan memakai Bahasa Sunda. Kisah yang dibawakan sangat beragam dan menarik terkadang juga mengundang gelak tawa. Salah satu model Wayang Golek yang terkenal di daerah tanah Sunda adalah cepot, si wayang berwajah merah dan gigi satu yang putih. Cepot bersifat humoris dan unik.

Baca juga : Ketahui Beragam Tradisi Unik di Aceh

  1. Tari Jaipongan

Siapa yang tak kenal tari tradisional dari Jawa Barat ini, Jaipong. Tari Jaipong adalah tari khas yang berasal dari daerah Karawang, Jawa Barat. Tari Jaipong sangat indah dan selalu membuat orang yang melihatnya terpesona. Jadi, apakah sobat-sobat ingin mencoba tradisi dan budaya Suku Sunda yakni Tari Jaipongan yang satu ini?

  1. Bajidoran

Kesenian dan tradisi suku Sundaselanjutnya adalah Bajidoran. Kesenian ini berasal dari daerah Subang dan Karawang. Dalam acara ini biasanya mengundang beberapa penari untuk menari dalam iringan gendang dan gamelan. Para penari yang menari ini disebut Ronggeng.

  1. Kecapi Suling

Ini merupakan kesenian original yang mendeskripsikan tradisi dan budaya Suku Sunda. Jika kalian sering mendengar lagu-lagu pop berbahasa Sunda pasti acapkali mendengar suara suling dalam setiap alunan musik yang ada. Itulah ciri khas dari orang Sunda. Bukan hanya Kecapi dan Suling saja, ada alat musik lain khas milik suku yang mendiami daerah Jawa Barat ini yakni angklung.

Itulah beberapa tradisi dan budaya Suku Sunda, bagaimana menyenangkan, bukan? Apakah kalian tertarik untuk berkunjung ke sana? Jangan khawatir, orang Sunda adalah orang yang ramah dan sopan terhadap para pendatang, lho!

Tinggalkan komentar